Training Gratis

Sudah Terbukti

Bisnis MLM Online

Bisni multi-level marketing atau MLM konon sudah ada sekitar tahun 1920-an di Amerika Serikat,. Strategi pemasaran bertingkat ini pertama kali ditemukan oleh dua orang profesor bidang pemasaran dari Universitas Chicago dan perusahaan yang pertama kali menggunakannya adalah sebuah perusahaan yang menjual vitamin dan suplemen.



Di Indonesia sendiri, pada tahun 1986 muncul perusahaan pertama yang  menjalankan strategi MLM yang lokasinya ada di Kota Bandung.  Masa keemasan dari strategi pemasaran ini terjadi sekitar tahun 2000-an, tapi masa kejayaannya tidak berlangsung lama. Soalnya bisnis ini dianggap negatif karena seringkali menipu downline.

Meski bisnis MLM pernah dianggap negatif, tapi nyatanya sampai sekarang  bisnis ini masih ada bahkan kini muncul  bisnis MLM online. Meski bisnis MLM online masih menggunakan skema dasar penjualan berjenjang atau bertingkat, tapi ada perbedaan yang cukup signifikan, yaitu Anda tidak melulu harus bertemu dengan calon prospek untuk melakukan presentasi bisnis ataupun follow up calon prospek.

Soalnya kehadiran dunia digital saat ini, sedikit banyak memotong kegiatan tersebut. Bahkan  perusahaan MLM berbasis teknologi hanya mewajibkan mitra usaha, upline hingga downline untuk mempromosikan website replika miliknya kepada orang lain. Agar Anda terhindar perusahaan MLM yang hanya menebar janji palsu, ada tiga tips yang bisa Anda gunkana untuk mengetahui apakah bisnis MLM online ini layak diikuti atau tidak.

Perusahaan memiliki SIUPL
Seperti kebanyakan usaha di Indonesia, mendirikan perusahaan berbasis multi-level marketing juga membutuhkan izin. izinnya juga bukan SIUP  (Surat izin Usaha Perdagangan) maupun  TDP (Tanda Daftar Perusahaan) melainkan SIUPL (Surat izin Usaha Penjualan Langsung).

Setiap perusahaan yang ingin menjalankan bisnis ini harus memiliki izin tersebut dan memperhatikan kalau ada SIUPL di produk yang dijual perusahaan. Anda harus berhati-hati dengan perusahaan nakal yang biasanya menempelkan SIUPL pada produk yang berbeda. Jadi bisa saja perusahaan mendapatkan  izin untuk menjual produk X, tapi menempelkan izin tersebut pada produk Y yang tidak memiliki izin.

Kenali produknya
Sangat penting bagi Anda yang ingin bergabung  dengan bisnis MLM mengenali produk yang diperjualbelikan dengan baik. Bisa berupa barang dan/ jasa seperti buku, produk kecantikan, produk kesehatan, peralatan rumah tangga hingga aplikasi.

Jika ada orang menawarkan untuk bergabung, tapi produk yang ditawarkan tidak jelas keberadaannya tentu menjadi tanda tanya besar. Soalnya dengan tetap menjual produknya bermasalah akan membawa Anda menjadi tersangka yang ikut menawarkan produk bermasalah.

Marketing plan
Penting memahami marketing plan atau business plan sebuah perusahaan MLM terutama yang ini bergabung menjadi mitra usaha. Soalnya di dalam ada keterangan tentang visi dan misi perusahaan, hierarki para mitra usaha hingga sistem pembagian pendapatan. 


Sistem pembagian pendapatan pun menjelaskan tentang keuntungan, penghargaan, prosedur hingga persentase yang dibagikan dalam sebuah jaringan. Bahkan perlu di cari tahu keuntungan perusahaan dari berbisnis ini, kemungkinan jika perusahaan menyetop penambahan mitra bisnis  hingga kelemahan dari sistem MLM di perusahaan tersebut.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Bisnis MLM Online"

Posting Komentar

Mohon komentar dengan positif dan tidak spaming. trimakasih :)