Jenis Bisnis MLM
Dalam dunia bisnis mlm, ada beberapa sistem
yang penerapannya sekarang ini sudah mengalami modifikasi, seperti:
Sistem
binary
Sistem ini mengAndalkan hukum keseimbangan
dua kaki kiri dan kanan, dimana seorang pelaku mlm perlu memiliki downline yang
seimbang di kaki kiri dan kanannya. Sistem ini tergolong sistem mlm yang banyak
dikembangkan sampai sekarang ini dalam bentuk binary murni mapun binary
compress.
Adapun keistimewaan dari sistem ini adalah proses perhitungan bonus
yang dijamin cepat dan mudah oleh perusahaan induk. Akuisisi member juga bisa
berlangsung lebih cepat tanpa resiko.
Sistem trinary
Sistem trinary memiliki sedikit perbedaan
dengan sistem binary, dimana perusahaan induk yang bersangkutan menghitung 3
upline yang masing-masing harus mencari tiga kaki dibawahnya agar menjadi
seimbang. Secara umum, sistem ini dilakukan dengan metode online, sehingga
semua penghitungan terekap secaara berkala di akhir maupun awal bulan.
Sistem unilevel
Sesuai dengan namanya, sistem unilevel atau
metode matahari memungkinkan siapapun yang terjun ke bisnis mlm merekrut orang
sebanyak-banyaknya sebagai downline. Makin banyak orang yang direkrut, bonus
yang didapat juga semakin banyak. Namun demikian, bonus akan langsung terhenti
ketika ada seorang downline yang mampu menyamai Anda sebagai sponsor.
Sistem matriks
Selain binary dan trinary, ada satu lagi
sistem bisnis mlm yang dikembangkan oleh beberapa perusahaan penganut sistem
mlm, yaitu sistem matrik. Sistem ini memungkinkan perusahaan menetapkan terlebih
dahulu berapa jumlah downline minimum dan maksimum yang harus dicapai seorang
sponsor. Misalnya saja perusahaan A menargetkan sponsor B untuk mendapat 4
downline dan nantinya masing-masing downline juga harus mengumpulkan 4 orang
downline baru dan begitu seterusnya.
Sistem random
Sistem ini umumnya dijumpai dalam sistem
mlm yang lebih populer via online. Sistem ini dilakukan dengan cara memilih
secara acak sponsor (pengunjung yang sudah membeli produk sebelumnya) untuk
pengunjung website yang memutuskan untuk bergabung setelah bertransaksi. Meski
tingkat keamanan transaksi terjamin, sistem ini memiliki kekurangan dalam hal
pendeteksi sponsor yang berhak menerima komisi lebih dan sedikit.
Sistem reseller
Mungkin Anda sering mendengar sistem
reseller sebagai sistem penjualan produk mlm dan disini para reseller yang
bersangkutan akan mendapatkan harga murah saat bertransaksi dan orang yang
menyediakan produk atau bertindak sebagai agen akan mendapat bonus mapun komisi
penjualan secara langsung.
Namun demikian, dalam menjalankan sistem
mlm yang ada di Indonesia, Anda harus memiliki strategi pribadi untuk membuat
teamwork yang dibangun dalam mengembangkan mlm solid. Anda harus menjadi orang
yang peka terhadap resiko ancaman stagnan ketika Anda tidak mampu membantu
downline yang Anda kumpulkan secara bergantian. Dalam hal ini, Anda juga bisa
berkonsultasi langsung bersama sponsor maupun orang yang ahli di bidang bisnis.

0 Response to "Jenis Bisnis MLM"
Posting Komentar
Mohon komentar dengan positif dan tidak spaming. trimakasih :)